DRZ Post
Home Hiburan Gaya Hidup Sains Teknologi Umum Web Development Archive
 

> >

Sejarah dan Peninggalan Kerajaan Sriwijaya

Sejarah dan Peninggalan Kerajaan Sriwijaya
Umum - drzpost.com -
Kerajaan Sriwijaya berdiri pada abad ke-7 dengan raja pertama Sri Jayanegara dan berpusat di Palembang, Sumatera Selatan (Muara Sungai Musi). Sriwijaya mengalami zaman keemasan pada saat diperintah oleh Raja Balaputradewa, putera dari Samaratungga dari Jawa pada abad ke-9.

Wilayah Sriwijaya meliputi hampir seluruh Sumatra, Jawa Barat, Kalimantan Barat, dan Semenanjung Melayu. Oleh karena itu, Sriwijaya disebut Kerajaan Nusantara pertama.

Sriwijaya dikenal sebagai kerajaan maritim, pusat pendidikan dan penyebaran agama Buddha, dan sebagai pusat perdagangan.

  1. Dikenal sebagai kerajaan maritim karena mempunyai angkatan laut yang tangguh dan wilayah perairan yang luas. Karena begitu luas wilayahnya, maka Sriwijaya disebut sebagai Kerajaan Nusantara pertama.
  2. Dikenal sebagai pusat pendidikan penyebaran agama Buddha, dengan bukti catatan I-tsing dari Cina pada tahun 685 M, yang menyebut Sriwijaya dengan She-le-fo-she. Bukti yang kedua adalah Sakyakirti dan Dharmapala dari India, seorang guru agama Buddha yang terkenal. Banyak pula pemuda Sriwijaya yang dikirim ke Perguruan Tinggi Nalanda (India) untuk belajar agama Buddha.
  3. Dikenal sebagai pusat perdagangan karena Palembang sebagai jalur perdagangan nasional dan internasional. Banyak kapal yang singgah sehingga menambah pemasukan pajak.
Peninggalan sejarah berupa Candi Muara Takus dan bangunan tempat suci Biara Bakal, serta prasasti yang ditulis dengan huruf Pallawa berbahasa Melayu Kuno. Ada lima buah prasasti, yaitu Prasasti Kedukan Bukit (605 M ), Prasasti Talang Tuo (684 M), Prasasti Telaga Batu (ketiga prasasti tersebut ditemukan di dekat Palembang), Kota Kapur di Pulau Bangka (686 M), Karang Berahi di Jambi (686 M).

Keruntuhan Sriwijaya disebabkan oleh faktor dari dalam dan dari luar negeri. Pada tahun 1025, Sriwijaya diserbu Raja Colamandala dari India Selatan dan Raja Sanggrama Wijayatunggawarman ditawan. Kemudian, tahun 1275 M, Singasari menyerang Kerajaan Sriwijaya dan tahun 1277 M, Kerajaan Majapahit juga menyerang Kerajaan Sriwijaya.

Artikel ini ditulis oleh Andy pada 13:08 28 June 2013 | dibaca 527 kali oleh pengunjung

Jika kamu pikir artikel ini menarik silahkan share menggunakan:

Tulisan lainnya yang mungkin anda tertarik untuk membacanya

Peristiwa Tentang Kebangkitan NasionalPeristiwa Tentang Kebangkitan Nasional
Sejarah dan Peninggalan Kerajaan KutaiSejarah dan Peninggalan Kerajaan Kutai
Sejarah Penjajahan Jepang di IndonesiaSejarah Penjajahan Jepang di Indonesia

Semua Tentang Jepang

Iklan

Contact : Desrizal, email: codingwear@yahoo.com
Copyright (c) 2012 by Desrizal
Author: Anggie Praditya