DRZ Post
Home Hiburan Gaya Hidup Sains Teknologi Umum Web Development Archive
 

> >

Pengertian Perubahan Sosial dan Contoh Perubahan Sosial

Pengertian Perubahan Sosial dan Contoh Perubahan Sosial
Umum - drzpost.com -
Mempelajari perubahan-perubahan yang terjadi dalam masyarakat memang sesuatu hal yang rumit namun menantang untuk dilakukan. Lalu apa sih pengertian perubahan sosial atau perubahan yang terjadi dalam masyarakat itu?

Gillin dan Gillin sebagaimana yang dikutip Sukanto (1982 : 307) mengemukakan bahwa perubahan sosial adalah suatu variasi dari cara-cara hidup yang telah diterima, yang disebabkan baik karena perubahan kondisi geografis, kebudayaan materiil, komposisi penduduk, ideologi, maupun karena adanya difusi ataupun penemuanpenemuan baru yang terjadi dalam masyarakat tersebut.

Sedangkan seorang sosiolog Indonesia bernama Selo Sumardjan, mengemukakan bahwa yang dimaksud dengan perubahan sosial adalah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat yang mempengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikapsikap, dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat. Selanjutnya bagaimana proses terjadinya perubahan sosial itu, bagaimana bentuk-bentuknya, serta apa saja yang menyebabkan atau melatarbelakanginya, cobalah kalian simak pada keterangan berikut ini.

Contoh-contoh Perubahan Sosial

Contoh Perubahan Sosial

Berikut beberapa contoh perubahan sosial dalam masyarakat

  1. Sebagai contoh, anggapan umum masyarakat Indonesia bahwa “makin banyak anak makin banyak rejeki”, dan “setiap anak yang dilahirkan telah memiliki rejekinya masing-masing”, sehingga tidak menimbulkan kecemasan setiap kali anaknya lahir. Namun kini pandangan semacam itu mengalami perubahan, yakni bahwa “makin banyak anak makin besar beban ekonominya”. Menurut yang percaya, perubahan tersebut diyakini dapat mengurangi angka pertambahan penduduk dan kesejahteraan juga makin meningkat, sebab terdapat keseimbangan antara kemampuan ekonomi dan tanggungjawab membiayai anak.
  2. Pandangan masyarakat Batak bahwa di dalam keluarga harus ada anak laki-laki untuk meneruskan garis keturunan keluarga. Adanya keyakinan semacam itu ternyata telah mendorong keluarga-keluarga yang belum memperoleh anak laki-laki untuk terus berupaya mendapatkannya, meskipun sebenarnya jumlah anaknya telah banyak. Akan tetapi karena pengalaman, terutama bagi masyarakat Batak yang telah berpengalaman merantau, terhadap pikiran dan keyakinan tersebut menjadi lebih longgar. Mereka dapat berpandangan bahwa anak menantu adalah anak laki-laki mereka juga.
  3. Jika pada jaman dahulu manusia bertempat tinggal di gua-gua, di rumah-rumah dengan dinding alang-alang, maka pada saat ini manusia tinggal di rumah-rumah yang lebih sehat dengan bermacam-macam model dan gaya. Jika dahulu alat angkut manusia sangat sederhana (misalnya hanya menggunakan tenaga hewan), maka sekarang manusia telah menggunakan alat-alat transportasi mesin, yang sudah super canggih.
  4. Pada sebagian masyarakatmasyarakat tertentu di Indonesia, ada yang mengenal sistem garis keturunan sepihak, yakni yang hanya mengakui laki-laki saja sebagai penghubung keturunan seperti di Tapanuli, serta yang hanya mengakui wanita saja sebagai satu-satunya penghubung keturunan seperti di Minangkabau. Atas dasar kedua ketentuan tersebut maka berlaku garis hukum adat bahwa hanya keturunan laki-laki atau wanita saja yang dapat menjadi ahli waris misalnya di Tapanuli hanya diakui laki-laki, sedangkan di Minangkabau hanya wanita saja yang dapat menjadi ahli waris. Akan tetapi seiring dengan perkembangan waktu dan perasaan keadilan masyarakat, maka ketentuan adat itupun mengalami perubahanperubahan sehingga banyak di antara keluarga yang pada akhir-nya tidak lagi terlalu mempersoal-kan perbedaan kelamin terhadap para ahli warisnya, bahkan para janda dan duda dapat pula menjadi ahli waris.

Artikel ini ditulis oleh Lulu pada 17:24 02 February 2013 | dibaca 2006 kali oleh pengunjung

Jika kamu pikir artikel ini menarik silahkan share menggunakan:

Tulisan lainnya yang mungkin anda tertarik untuk membacanya

Pengertian Pemerintahan Menurut AhliPengertian Pemerintahan Menurut Ahli
Pengertian Negara Menurut Para AhliPengertian Negara Menurut Para Ahli
Pengertian ReformasiPengertian Reformasi

Semua Tentang Jepang

Iklan

Contact : Desrizal, email: codingwear@yahoo.com
Copyright (c) 2012 by Desrizal
Author: Anggie Praditya