DRZ Post
Home Hiburan Gaya Hidup Sains Teknologi Umum Web Development Archive
 

> >

Pengertian Muatan Listrik dan Bunyi Hukum Coulomb

Pengertian Muatan Listrik dan Bunyi Hukum Coulomb
Sains - drzpost.com -
Tau nggak sih, semua benda tersusun dari bagian-bagian yang lebih kecil. Bagian yang kecil itu disebut partikel. partikel zat yang ukurannya paling kecil dan tidak dapat lagi dibagi-bagi disebut atom. Namun, atom ternyata masih terdiri atas bagian-bagian yang lebih kecil lagi. Tiap atom tersusun atas inti atom dan elektron.

Inti atom (nukleus) tardiri atas proton dan neutron. Nah, ternyata elektron tuh bergerak mengelilingi inti atom pada lintasannya dan mendapat gaya tarik inti atom. Inti atom bermuatan positif dan elektron bermuatan negatif. Muatan positif inti atom disumbangkan oleh proton, sedangkan neutron tidak bermuatan. Secara keseluruhan, atom tidak bermuatan alias netral karena muatan positif selalu sama dengan muatan negatif. Apa sih Pengertian Muatan Listrik? Muatan listrik, Q, adalah muatan dasar yang dimiliki suatu benda. Satuan Q adalah coulomb, yang merupakan 6.24 x 1018 muatan dasar. Q adalah sifat dasar yang dimiliki oleh materi baik itu berupa proton (muatan positif) maupun elektron (muatan negatif). Muatan listrik total suatu atom atau materi ini bisa positif, jika atomnya kekurangan elektron. Sementara atom yang kelebihan elektron akan bermuatan negatif. Besarnya muatan tergantung dari kelebihan atau kekurangan elektron ini, oleh karena itu muatan materi/atom merupakan kelipatan dari satuan Q dasar. Dalam atom yang netral, jumlah proton akan sama dengan jumlah elektron yang mengelilinginya (membentuk muatan total yang netral atau tak bermuatan). Teman..gaya ikat inti terhadap elektron antara satu dengan bahan yang lain itu berbeda lho..Kenapa bisa begitu ya? Ternyata, itu karena elektron dapat lepas dari lintasannya dan berpindah ke atom lain. Perpindahan elektron tersebut menyebabkan perubahan muatan suatu atom. Berdasarkan hal itu atom dapat berada dalam satu dari tiga keadaan, yaitu bermuatan negatif, bermuatan postif atau netral.

Hukum Coulomb tentang Muatan Listrik

Friend..tentu kamu sudah tahu bahwa terdapat interaksi atau gaya di antara benda-benda yang bermuatan. Gaya itu berupa tarik menarik antara dua muatan berbeda jenis atau tolak menolak antara dua muatan yang sejenis. Berdasarkan penelitian diperoleh bahwa besar gaya ini bergantung pada besar muatan dan jarak antara kedua muatan tersebut.

Nah, pada tahun 1795 seorang ahli fisika bangsa Prancis yang bernama Charles Coulomb (1736 - 1806) telah menyelidiki hubungan antara besaran-besaran tersebut di atas. dari eksperimennya, Coulomb menunjukkan bahwa gaya F berbanding terbalik dengan kuadrat jarak (r) antara kedua pusat bola. Gaya F juga berbanding lurus dengan muatan-muatannya.

Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh Coulomb dapat dinyatakan dengan pernyataan berikut ini. Pernyataan ini yang sekarang dikenal sebagai hukum coulomb yang berbunyi.

Besarnya gaya antara muatan qA dan muatan aB, yang dipisahkan oleh jarak r, berbanding lurus dengan besar kedua muatan dan berbanding terbalik dengan kuadrat jarak antara muatan-muatan tersebut.

Secara matematis, rumus hukum coulomb dinyatakan sebagai berikut:

Hukum Coulomb

Di mana k adalah konstanta atau tetapan yang besarnya k = 9 x 109 Nm2/C2, gaya dinyatakan dalam satuan newton, dan muatan listrik dalam satuan coulomb.

Artikel ini ditulis oleh Andre pada 07:23 06 January 2013 | dibaca 3168 kali oleh pengunjung

Jika kamu pikir artikel ini menarik silahkan share menggunakan:

Tulisan lainnya yang mungkin anda tertarik untuk membacanya

Teori dan Model Atom BohrTeori dan Model Atom Bohr
Alat Optik KameraAlat Optik Kamera
Teori Atom Mekanika KuantumTeori Atom Mekanika Kuantum

Semua Tentang Jepang

Iklan

Contact : Desrizal, email: codingwear@yahoo.com
Copyright (c) 2012 by Desrizal
Author: Anggie Praditya